AKIBAT DI GUNYUR HUJAN DISERTAI ANGIN KENCANG DIDUGA RUMAH WARGA ROBOH, MINTA PERHATIAN DARI PEMERINTAH KAB.KARAWANG. - KABAR LIDIK INDONESIA

Breaking

Post Top Ad

AKIBAT DI GUNYUR HUJAN DISERTAI ANGIN KENCANG DIDUGA RUMAH WARGA ROBOH, MINTA PERHATIAN DARI PEMERINTAH KAB.KARAWANG.



 



kabarlidikindonesia.com -11/01/23.

KARAWANG -Dusun Bojong tugu RT 017/RW 004 Desa Rengasdengklok selatan Kabupaten Karawang Propinsi Jawa Barat,Akibat di guyur hujan yang di sertai angin kecang,salah satu rumah warga mengalami ambruk dan berharap minta bantuan nya dari pihak pemerintah Kabupaten Karawang , dari dinas terkait untuk memberikan bantuan pembangunan rumah yang sekarang roboh,di akibat di guyur hujan dan angin kencang.




Pisik bangunan rumah yang kena musibah tersebut memang sudah rapuh dan tak layak untuk huni lagi , Selasa 11/01/2023.

Sebut saja kang Ibrahim dan Rahmat,ketika di sambangi di tempat kejadian oleh salah satu media online kabarlidikindonsia.com selasa siang ia mengatakan dan membenarkan bahwa rumah  tersebut sudah tak layak huni lagi, kayu-kayu pun sudah pada keropok.


Lanjut ia memang rumah sudah lama gak pernah di renopasi oleh pelimiknya di karenakan gak mampuh untuk membeli matrial.

Saya khawatir akan fisik bangunan ini yang sudah lama termakan usia tuturnya Ibrahim



Dacim adalah tetangga rahmat Ia pun ujuk bicara terkait robohnya rumah tersebut dan menjelaskan memang benar rumah ini gak layak lagi di huni ,bahkan kayu -kayu bangunan sudah pada keropok karena paktor usia  kondisi fisiknya bangunan sudah  rapuh.


Dengan keadaan ekonomi yang sangat lemah sehingga rumah ini tak pernah di perbaiki oleh pemilik nya hingga sampai keadaan kondisi rumah roboh.


Bangunan rumah sudah pada keropos juga usuk- usuk nya sudah tidak kuat untuk menahan beban genteng apalagi sewaktu hujan turun disertai angin kencang .


Saya khawatir melihat kondisi rumah dan untung saja kejadiannya di siang hari ,coba kalau dimalam hari sudah gak bisa dibayangkan, saya berharap sekali kepada pemerintah mohon segera di bantu ujar dacim pungkas**.




Reporter   : Epeng

| BACA JUGA YANG LAINNYA |

Pages