Breaking News

LAGI - LAGI PEMBANGUNAN TURAP TERKESAN SE- ENAKNYA“DiDUGA PARA PEKERJA TIDAK BECUS MEMASANG BATU TURAP DI SALUARAN SAWAH 19/07/2022.






kabarlidikindonesia.com.

KARAWANG – Lagi lagi terjadi kesalahan pelaksanaan pembangunan turap saluran air, tepatnya di Dusun Banteng ompong Desa Cikarang Kecamatan Cilamaya wetan Kabupaten Karawang Propinsi Jawa Barat 19 /07/2022. pemasangan dasar pondasi batu kali hanya ditumpuk nancap di lumpur dan di ijak -ijak pake kaki saja tidak memakai adukan pasir semen.


Pihak pemborong atau rekanan tak sadar, bahwa uang proyek tersebut adalah uang negara, alias uang rakyat, sedangkan pembangunan turap terkesan seenaknya dan di sinyalir tidak tahan lama dan tidak mengikuti uu kontruksi.


    Photo lokasi di dusun Banteng opong.

Juklak juknis secara umum, pemasangan pondasi sebelumnya, tanah digali terlebih dahulu, lalu adukan pasir semen ditaburkan, selanjutnya barulah batukali dipasang diatas adukan pasir semen.


Dengan akhirnya batukali dasar pondasi jadi kuat menancap melekat kepada adukan, hingga bangunan pondasi turap jadi kokoh dan kuat. Namun faktanya di lapangan sangat miris, dalam keadaan banjir berlumpur dan pemasangan pondasi batukali dikubur kedalam lumpur berair.


** Hai jangan bekerja kalau gak becus pasang batu kali**.

“Mungkin tukang gak paham jadi buru -buru”


Selain pekerjaannya yang tidak sesuai, ditempat pelaksanaan pembangunan turap saluran air tersebut tidak nampak papan proyek, sehinga warga masyarakat setempat bingung, dan bertanya tanya apakah kerjaan turap didanai dari Dana Desa (DD) atau APBD, ataukah APBN.


Mungkinkah ini dari Aspirasi Dewan?, karena tidak adanya papan proyek?, apakah UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tidak berlaku di Kabupaten Karawang?


Ditempat pekerjaan yang sedang berjalan, salah satu warga sepatkerep wawan 45 tahun mengatakan kepada awak media online kabarlidikindonesia.com “bahwa pekerjaan turap saluran air yang ada di tengah sawah gak beres ,cuma di kerjakan asal- asal saja bahkan ketika saya tanya sama pekerja bilangnya tenang nanti juga bagus ,ternyata pekerjaan turap  tidak gali tolong kepada pemborong  yang kerja minta di ganti soalnya  para pekerja ini tidak becus bekerja u memasang batu kali,

Tolong kepada pemborong sekali agar pekerja minta ganti dan pecat , Ucapnya.


Juga papan proyekpun tidak ada ,tak jelas angran dari mana? Lain hal penuturan komentar warga setempat Adim 45 tahun pekerjaan turap tersebut juga di duga pekerja tidak becus melakukan pekerjaan turap dan asal jadi  sayapun kecewa sekali dan tolong kepada pemborong segera cepat para pekerja ini di ganti karena tidak bisa melakukan pemasangan batu kali ucap Adim


“Kurang lebih pelaksanaan pembangunan turap saluran air sudah berjalan sekisar 4 harian” tuturnya diakhir wawancara oleh awak media.





Dengan adanya uang rakyat yang digunakan seenaknya dan diduga pekerjaan turap tidak sesuai prosedur maka dimohon kepada pihak dinas PUPR serta pengawas, saatnya turun sidak lapangan, jika ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai sepac dan bestec harap diberikan sanksi, yaitu ditangguhkan uang Anggarannya, agar bagi CV atau oknum pemborong yang makal tidak menular kepada pemborong lainnya. Pungkas**.


Reporter : Iwan dadang


Editor      : gaib.

BACA JUGA BERITA LAINNYA