PARA PETANI MENJERIT AREA KERING TOTAL MINTA PERHATIAN PIHAK PEMERINTAH.
WWW.KABAR LIDIK INDONESIA.COM -12 OKTOBER 2026
KARAWANG - Ratusan hektare sawah di wilayah Karawang mengalami kekeringan diantara nya di wilayah Kecamatan Cilamaya Kulon dan wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan khusus di Desa Pasirjaya ,Desa Sukajaya,Desa manggung jaya ,Desa Teglurung ,Desa Sumurgede, Desa Sukamulya ,Desa Muktijaya,kini area sawah mengalami kekeringan total.
Salah seorang petani padi di wilayah Kecamatan Cilamaya kulon , H.Sakim mengatakan kondisi sawah kering membuat sejumlah petani terancam gagal panen , akibat minimnya pasokan air , sehingga area sawah,"mengalami kekering total selama lima bulan,"konon katanya H.Sakim.
Selama lima bulan tersebut berdampak signifikan terhadap produktivitas padi , khususnya di wilayah Kecamatan Cilamaya Kulon dan Cilamaya wetan kabupaten Karawang Propinsi Jawa Barat.
Untuk kondisi tanah di persawahan tampak terlihat retak-retak. Sejumlah sumber mata air langka dan sungai irigasi yang selama ini menjadi andalan bagi seluruh para petani untuk mengairi lahan pertanian namun area sawah tidak bisa terisi air di akibatkan kering.
Puluhan hektare area sawah dilaporkan mengalami gagal panen akibat Kekurangan pasokan air dan membuat pertumbuhan tanaman padi terganggu sehingga hasil produksi akan menurun drastis.
Selain itu, sejumlah para petani mengakui bahwa hasil panen padi tahun kemaren diperkirakan hanya mencapai 25 persen , dibandingkan panen tahun sebelumnya tegas H.Sakim
Akibat kekeringan dan kekurangan pasokan air ini hasil panen akan menurun bisa mempengaruhi hasil panen untuk persediaan gabah yang dapat disimpan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
"Hasil panen tahun kemaren lebih jauh menurun, akibat kekeringan , yang melanda lahan area persawahan. Persediaan hasil panen yang kita miliki diperkirakan hanya mampu bertahan untuk beberapa bulan ke depan,"ujarnya.
Dengan demikian, para petani di wilayah Cilamaya Kulon meminta dan berharap kepada pihak pemerintah perhatian terhadap kondisi pesawahan tersebut, termasuk melalui upaya penyediaan sumber mata air dan minta agar pemerintah memperbaiki sistem irigasi agar kekeringan tidak terus berulang lagi seperti yang di alami pada tahun ini.
"Kami sadar dengan kondisi cuaca kemarau panjang , kami berharap kepada pemerintah segera ,memantau untuk memperbaiki irigasi yang dangkal , solokan Drainase yang rusak minta di perbaiki ,agar pertanian ini dapat produktif dan produksi padi pada musim tanam berikutnya meningkat,"ujarnya.
Akibat kemarau panjang yang melanda wilayah Kecamatan Cilamaya kulon ,Cilamaya wetan, menjadi tantangan bagi sektor pertanian, terutama dalam menjaga keberlangsungan produksi pangan dan pendapatan petani di tengah keterbatasan pasokan air pungkas*.
(Pewarta: Kabiro Karawang - (Sakim gumilar )